Paket sembako murah tersebut berupa beras 5 kilogram (kg), gula pasir, teh celup 1 kotak, Roti kaleng, dan minyak goreng.
Bantuan 5000 paket sembako tersebut hasil pengumpulan donasi dari pengusaha dan donatur di Pacitan dan warga pacitan yang diluar.
“Ini bertujuan membantu masyarakat pacitan yang membutuhkan dibulan ramadhan, kebutuhan mereka cukup banyak,” ucap Ketua Komunias Sahabat Berbagi Pacitan, Liesmia Sugiharto, Rabu(19/3/2025).
Liesmia mengungkapkan komunitas ini baru terbentuk pada awal Maret, sebagai gerakan sosial yang mengaplikasikan nilai-nilai Al-qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
Awalnya, mereka menargetkan pembagian 1.000 paket sembako. Namun, berkat kekompakan panitia dan antusiasme para donator, jumlah bantuan bertambah hingga 6.472 paket, dengan nilai lebih dari Rp.600 juta.
“Kami tidak menyangka dalam waktu kurang dari dua minggu, kuota 5.000 paket sembako terpenuhi bahkan total mencapai enam ribuan lebih, Ini semua berkat kerja keras emak-emak, yang memang disebut sebagai ras terkuat di dunia,” ujarnya.
Liesmia juga menjelaskan bahwa komunitas ini bersifat terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung, tanpa membawa kepentingan atau identitas organisasi tertentu.
Selain pembagian sembako, acara ini juga diisi dengan tausiyah dari Ustaz Adipura Prabahaswara, seorang aktor yang telah berhijrah. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa ibadah bukan hanya tentang shalat dan puasa, tetapi juga berbagi kepada sesama.
“Semakin rajin beribadah, seharusnya semakin banyak berbagi. Jangan sampai kita lupa bahwa hakikatnya menyembah Allah adalah peduli terhadap sesama,”tutupnya.
Reporter:Asri